Bahan Kain Jok Sofa Untuk Mebel Jepara

Saat anda mau beli mebel jepara seperti sofa kursi tamu, atau kursi makan dan mebel lain yang ada jok nya, satu hal yang pasti jadi perhatian adalah penampilan bahan pelapis jok dan kenyamanan saat diduduki. kalau untuk kain jok, yang membingungkan itu kalau anda mau beli kain jok dengan pola tertentu yang tidak ada di toko kain. meskipun di toko kain itu ada banyak banget pilihan pola kain yang tersedia, namun ya namanya customer, ada2 saja maunya.

Meskipun motif kain jok itu banyak banget aneka ragamnya, namun kalau bicara mengenai bahannya, ternyata tidak terlalu banyak kok pilihannya. kain jok bisa dibedakan dari jenis bahannya dan jenis rajutannya. kalau untuk jenis rajutan kami jelaskan secara singkat dibawah ini :
  • Non Woven
Kain jenis non woven artinya tidak dianyam, alias dicetak langsung serat / benang2 kainnya oleh mesin pabrik pakai perekat kimia dan kemudian dipress / cetak pakai mesin pemanas pabrik yang kemudian keluar udah jadi lembaran kain yang siap pakai. penampilan akhirnya jadi flat dan halus.

kain jok jenis non woven

  • Kain Jok Jenis Woven

Woven artinya dianyam, jadi benang pembuat kain dianyam sedemikian rupa sehingga menciptakan lembaran kain yang rapat dan halus permukaannya. jalinan benang yang saling mengait itu membuat jahitan woven cukup kuat dan tidak lekas sobek. Jenis kain dengan jahitan woven adalah jenis kain yang dijalin dengan benang satuan, seperti katun, velvet, linen, dan lainnya.

kain jok jenis woven
Img Source : dekoruma.com
  • Knit / rajut

Kain jok jenis rajutan ini dibuat dengan teknik kepang hampir mirip dengan baju sweater. Rajutan ini akan membuat tekstur yang lebih unik pada kain, dengan sedikit jarak antara jahitan yang lebih besar dibandingkan jahitan woven. Teknik rajutan ini menjadikan penampilan kain menjadi unik dan terkesan handmade, padahal ya nggak juga, mesin yang bikin. dan satu lagi...karena dibuat dengan cara rajutan, hasil akhirnya kainnya jadi empuk.

kain jok jenis rajutan

Setelah kita tahu jenis kain yang dibedakan dari cara pembuatannya, sekarang mari kita bahas jenis2 bahan nya. perlu di ingat kalau mungkin tidak semua bahan yang ada dipasaran kami mention disini, cuman sebatas apa yang kami tahu dan jumpai dijepara saja yang kami bagikan.

Kain Jok Bahan Katun


kain jok katun
Kain jok bahan katun adalah yang paling banyak dijumpai di industri mebel jepara, kain ini dibuat dari serat alami kapas (cotton) yang bisa memberikan hasil akhir yang halus dan kuat. Kualitas katun dipengaruhi juga dari kerapatan jalinan benangnya, semakin rapat maka semakin baik juga kualitas katun tersebut

Namun karena kain katun dibuat dari bahan alami, kain nya mudah kotor dan juga mudah kusut. mungkin bagi sebagian orang hal ini jadi kekurangan, namun bagi sebagian yang lain, hal ini bukanlah menjadi masalah. katun juga tidak tahan terhadap api.

Polyester


kain jok polyester
Polyester adalah salah satu kain jok yang dibuat dari bahan sintetis, pokoknya kalau ada poly poly an dinamanya pasti dibuat dari bahan sintetis. meskipun bahan dasar dari bahan sintetis itu sendiri juga didapat dari alam, namun ya karena sudah direkayasa sedemikian rupa  jadi dibilangnya sintetis. mungkin begitu.

Kain jok dengan bahan polyester ini memiliki karakteristik yang awet, tidak mudah sobek, dan tidak mudah kusut. Kain ini pun tersedia dalam berbagai warna dan motif. Kain ini lebih sering digunakan sebagai kombinasi atau disebut polyester campuran.

Rayon


kain jok rayon
Rayon juga adalah salah satu kain untuk jok yang dibuat dari bahan natural, bahan rayon didapat dari selulosa pulp kayu. Dan bahan kayu yang paling banyak digunakan adalah berasal dari pohon pinus dan cemara. Meski basisnya adalah serat alam, tetapi kain rayon saat ini sudah berkembang sedemikian jauh proses pembuatanya.

Rayon dibuat untuk menyerupai sutra, linen, dan katun, namun memiliki harga yang lebih murah dan tahan lama. Tetapi rayon memiliki kekurangan yaitu mudah terbakar dan mudah mengkerut.

Nylon

kain jok nylon
Kain jok dengan bahan nylon dibuat dari bahan sintetis minyak bumi, bahan nylon bersifat flexible dan tidak mudah berubah bentuk. Nylon juga kuat, tidak mudah robek dan mudah dicuci, kain ini juga tahan air dan panas, makanya kain nylon banyak dipakai untuk penggunaan outdoor furniture.

Nilon dapat pula digabung dengan fiber lain, seperti katun misalnya untuk menciptakan bahan kombinasi. Campuran antara katun dan nilon dapat menghasilkan bahan kain yang ulet dan tidak berubah bentuknya.

Linen

Bahan linen adalah pilihan yang tepat jika anda menginginkan bahan kain jok yang kuat namun lembut, tidak mudah robek dan pudar. kain linen merupakan serat alami yang lebih sulit untuk menyerap tinta dibandingkan dengan jenis bahan yang lainnya. karena inilah, bahan linen seringkali tampil tanpa motif atau polos.

Karena terbuat dari serat alami, kain jok linen biasanya lebih tebal dibanding bahan jok yang lain. ketebalan kain ini menjadikan kekuatannya juga lebih baik dibanding bahan jenis lain.

Chennile


kain bahan chenille
Kata orang2 yang tau atau sok tau, chennile ini artinya ulat bulu, makanya permukaan kain jok ini memang seperti ulat, ya nggak juga sih, mirip handuk kalau menurut kami. namun anda punya bayangan bagaimana ya tekstur kain ini...kayak ulet bulu.

Kain ini tahan lama, kuat, dan tidak mudah sobek. Namun, kain ini sulit dibersihkan apabila terkenda noda karena masuk ke sela2 "bulu" nya itu tadi. satu2 nya jalan untuk membersihkannya dalah dengan mencuci secara keseluruhan.

Velvet


kain bahan velvet / beludru
Kain velvet / beludru ini bisa menghadirkan nuansa kemewahan pada produk mebel yang diselubungi kain ini. Tampilan yang mewah dapar kamu rasakan saat memilih jenis bahan ini sebagai pelapis sofa. hal ini dikarenakan velvet memiliki tekstur yang lebih halus dan mengkilap. kain ini dibuat dari bahan sintetis seperti bahan nilon, viscose, dan polyester.

Dibalik nuansa kemewahan yang dimilikinya, velvet ternyata lebih sulit untuk dibersihkan saat terkena kotoran dan juga memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan jenis bahan yang lain.

Oscar/Semi Kulit


Oscar atau kulit sintetis adalah bahan yang paling banyak dipakai di industri mebel jepara. banyak sofa2 mewah yang memakai oscar sebagai pengganti kulit asli yang memang harganya sangat mahal. bahan jok jenis oscar punya karakter yang hampir sama dengan kulit asli, yakni kedap air dan elastis.

Kelemahan bahan oscar adalah panas kalau lama2 diduduki, ya gimana mau adem, kan oscar memang gak punya pori2 kayak kain yang lain. jadi ya gak ada ventilasi buat dibagian bawah situ.

Jadi begitulah bagi2 cerita dari kami, silahkan kalau ada yang mau nambahin atau meng koreksi info yang kami berikan diatas. komen membangun silahkan, komen gak membangun juga silahkan aja. terima kasih...

0 Response to "Bahan Kain Jok Sofa Untuk Mebel Jepara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel