Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Beberapa Jenis Kulit Asli Untuk Sofa Jepara

kulit asli untuk sofa
Kalau anda beli sofa kulit dari Jepara, maka ada kemungkinan penjualnya akan menawarkan beberapa pilihan kulit asli untuk sofa yang hendak anda beli. Pilihannya cuman ada 2, yakni kulit lokal atau kulit itali.

Meskipun sebenarnya ada banyak jenis kulit yang bisa dipakai untuk sofa, namun pengelompokan berdasarkan lokal ato import ini untuk mempermudah konsumen dalam menentukan pilihan. Kalau mau yang mewah dan berkualitas tinggi ya pakai kulit import, kalau mau ekonomis tapi tetep kulit asli ya pake lokal.

Tapi apakah benar seperti itu perbedaan antara kulit lokal sama itali, mari simak penjelasan kami dibawah. Kami juga akan berbagi beberapa jenis kulit asli yang bisa dipakai untuk jok sofa, terlepas itu kulit lokal atau import.
Oiyha, kebanyakan kulit asli untuk sofa Jepara adalah kulit sapi, kulit yang lain ada sih yang pake, tapi jarang.

Kulit Lokal

Seperti namanya, kulit lokal berasal dari sapi lokal, diproses secara lokal, dengan tenaga lokal. Kalau di Jepara, ada beberapa toko yang menyediakan kulit jok asli. Kayaknya mereka dapet bahannya dari daerah Jawa Timur deh.

Kami tidak begitu paham bagaimana teknik pemrosesan kulit lokal, tapi hasilnya, menurut kami...kok kayak kaku atau keras ya. Kemudian warnanya, gak bisa alusss kayak kulit import.

Saya yakin seyakin yakinnya kalau ini hanyalah human error. Mungkin mereka belum menemukan teknik yang tepat dan terbaik untuk mem proses kulit asli supaya kualitasnya bisa menyamai atau paling tidak mendekati kulit italia.

Kenapa saya yakin begitu? karena ini kan sama2 kulit sih...sama2 bisa dilihat, diraba, dan diterawang oleh manusia sih...kalau manusia italia bisa, pasti manusia Indonesia bisa lahhh...

Mungkin kalau ada banyak persaingan maka kualitas akan jadi meningkat, ayolah sampeyan2 yang punya usaha kulit asli, bukalah cabang di Jepara.

Jadi itu tadi kelemahannya, yakni kaku dan warna nya jelek gak bisa alami terutama kalau warna2 gradasi dan antik. Nah kalau baiknya atau keunggulannya...harganya murah. tidak semurah kulit sintetis sih, tapi pastinya jauh lebih murah dibanding kulit italia.

Keunggulan yang kedua adalah bisa request warna apapun, terlepas dari kualitas hasil akhirnya ya, kita bisa kasih mereka gambar atau photo kulit yang mau kita bikin, dan mereka akan bikinkan khusus buat kita. No MOQ lagi...

Kulit Italia / Import

Kulit import ini memang bagus, lembut, dan warnanya itu lho...bisa cakep dan alami banget. kayak sepatu atau jaket kulit mahal itu lho. 

Ngomong2 soal  jaket kulit mahal, kulit italia ini juga muahal lho kalau dibanding kulit lokal. Harga nya pake kurs dollar pulak...jadi ngikut naik kalo nilai tukar dolar ke rupiah naik, dan begitu pula sebaliknya kalu turun ya ikut turun. 

Selain mahal, kelemahan kulit Italia adalah ketersediaan stok yang mengkhawatirkan. Misal kita sudah beli sample katalog dari mereka nih, lalu kita ajukan ke pembeli, dipilih, dan kita beli...eeeehhh stok kosong, dan untuk pre order...2 minggu gan. minim paling cepet itu

Kalau ngomong2 soal kulit import atau lokal sekalipun, saya pribadi ber andai andai kalau di Jepara ada banyak toko atau supplier kulit, pasti kualitas bakal ikut naik juga. Kita semua tau kalau dominasi dalam hal perdagangan itu pasti merugikan konsumen.

Dalam hal ini, suplier kulit asli untuk sofa Jepara itu cuman ada beberapa. Jadi mau gak mau kita pakai ya produk mereka2 juga. Atau mungkin saya yang kuran jauh maen nya ya? Kalau ada info supplier kulit yang bisa diandalkan di Jepara info2 dong gan...tulis di kolom komentar ya...

Grade Kualitas Kulit Asli

Tingkatan kualitas disini adalah berdasarkan proses pengolahan atau pembagian kulit sapi. Jadi mau kulit lokal ataupun kulit import sebenarnya sama saja istilah yang dipakai. Kulit sapi yang masih mentah memiliki ketebalan yang bervariatif, mulai dari 4 - 10 mm.

Karena tebalnya beda2, maka kulit tadi perlu diproses pemotongan dulu kan, umumnya kulit dibelah menjadi 2 bagian yakni bagian atas (top cut) dan bagian bawah (bottom cut). potongan bagian atas adalah potongan terbaik dan termahal yang memiliki full grain (serat maksimal) dari kulit tersebut.

Sedangkan potongan bagian bawah adalah potongan sisa dan proses pengolahan lebih lanjut agar bisa dijadikan sebagai bahan sofa atau produk kulit lainnya.

Dari proses pemotongan ini, bisa didapatkan 5 grade kualitas kulit asli yang banyak dipakai dipasaran, yakni:
  1. Full Grain Leather
  2. Top Grain Leather
  3. Split Grain Leather
  4. Genuine Leather
  5. Bonded Leather
Mari kita simak penjelasan singkatnya dibawah ini, kalau mau penjelasan indepth ada disini.

1. Full Grain Leather

Istilah kulit full grain dipakai untuk menjelaskan kulit yang didapat dari bagian teratas kulit dengan serat/urat kulit asli yang utuh dan penuh. Kulit asli kategori full grain ini adalah yang paling mahal dibanding grade yang lain.

Kulit full grain sangat kuat, awet, dan bagus tampilannya. Kulit bagian full grain juga hampir tidak bisa dirobek, jadi kebanyakan yang rusak itu jahitannya dulu sebelum kulitnya.

2. Top Grain Leather

Sebenarnya top grain ini harusnya sama dengan full grain, karena sama2 diambil dari bagian paling atas kulit sapi. Namun pada prakteknya kebanyakan tidak begitu juga, kulit sapi diambil dulu full grain nya, baru diambil bagian top grain.

Kulit sapi top grain memang tidak sebagus yang full grain, namun keduanya merupakan potongan terbaik dibanding grade kulit asli berikut dibawah ini.

3. Split Grain

Kulit split grain adalah hasil dari sisa potongan atas kulit (top cut), bagian ini polos saja dan tidak memiliki serat atau grain. Kebanyakan diproses lebih lanjut untuk kemudian dipakai sebagai bahan kulit suede.

4. Genuine Leather

Genuine leather itu memang arti katanya adalah kulit asli, tapi ternyata istilah genuine leather kalau di dunia perkulitan merupakan kualitas paling jelek dari semua potongan kulit. Dia merupakan bagian paling bawah dari pembagian potongan kulit.

Genuine leather  tidak memiliki serat kulit sama sekali dan harus dilakukan proses lanjutan terlebih dahulu sebelum siap digunakan untuk membuat produk.

5. Bonded/Reconstructed Leather

Bonded artinya direkatkan, ya memang begitulah adanya, bonded leather ini adalah sisa kulit hasil industri yang direkatkan dengan fiber dan lapisan polyurethane sehingga terlihat mirip dengan kulit asli.

Biasanya tampilan bagian belakangnya adalah kulit Suede dan bagian luarnya kulit full grain. Bonded leather biasa dipakai untuk industri furniture dan aksesoris murah, dan hard cover buku

Kesimpulan Kami Tentang Kulit Asli Untuk Sofa

Nggak banyak suplier kulit yang ada di Jepara, padahal permintaan ya banyak juga lho. Kalau ada banyak suplier maka persaingan pun bakal bisa menjadi alasan untuk peningkatan kualitas produknya.

Kalau yang ada sekarang, terutama yang kulit lokal ya...kualitasnya kurang memuaskan terutama dari finishingnya. Kalau kulit Italia sih bagus tapi mahal. Kami sbagai pengrajin furniture Jepara jadi galaw...

Namun bagaimanapun juga, kulit asli untuk sofa bisa menaikkan value dari produk yang biasa2 saja menjadi istimiwir. naik kelas instant lah kalau pakai kulit asli.

Cukup sekian saja sharing2 kali ini, silahkan sumbangkan info dan pengetahuan anda tentang kulit asli untuk sofa dikolom komentar ya Matur nuwun...

Post a Comment for "Beberapa Jenis Kulit Asli Untuk Sofa Jepara"